Mobil Dinas Pejabat China Harus Mobil Murah

Bila pejabat Indonesia berusaha memuaskan diri dengan membeli mobil-mobil mewah sebagai kendaraan dinasnya, pemerintah China lain lagi. Pemerintah negeri tirai bambu itu saat ini sedang menyiapkan aturan baru yang mengharuskan mobil dinas pejabat merupakan mobil lokal yang tidak berharga mahal.

Kebijakan pengadaan kendaraan dinas di China yang saat ini sedang digodok akan mengharuskan para pejabat menggunakan mobil 'biasa.'


Seperti dilansir China Car Times, Senin (24/10/2011) kendaraan dinas pemerintah sebelumnya dipatok tidak boleh memiliki mesin lebih dari 2.000 cc dengan harga harus dibawah 250.000 yuan atau sekitar Rp 345,4 jutaan. Kini, standar itu kembali diturunkan.

Pada kebijakan baru yang sedang digodok, mobil dinas pemerintah tidak boleh memiliki mesin berkapasitas lebih dari 1.800 cc dengan harga dibawa 180.000 yuan atau sekitar Rp 248,7 jutaan.

Dengan begitu, maka hampir dipastikan kalau kendaraan asing di kelas menengah atau atas tidak akan bisa digunakan sebagai mobil dinas. Tapi kabar baiknya, mobil-mobil lokal kemungkinan akan menjadi pilihan.

SAIC Motor pada bulan September lalu bahkan sudah meluncurkan Roewe 750 terbaru yang menggunakan sistem hybrid yang akan digunakan sebagai mobil dinasi pemerintah di Shanghai.

Brilliance, Guangzhou Auto, Chery, Geely dan First Automobile Works (FAW) pun kini bersiap menghasilkan mobil menengah yang diprediksi akan bersaing ketat sebagai mobil dinas pemerintah.

Perkembangan penjualan mobil China pun diprediksi akan meningkat. Sebab saat ini dalam sembilan bulan pertama, penjualan kendaraan penumpang merek lokal berkurang 0,80 persen dari tahun sebelumnya menjadi 4.452.900 unit dengan market share sebesar 42,26 persen dari total penjualan kendaraan penumpang di periode tersebut, turun 3,09 persen dari tahun sebelumnya. Detik

0 komentar:

Posting Komentar